[Review] Attack on Titan Live Action

Akhirnya saya review film lagi, rasanya udah ber-abad2 lamanya gak nulis review film *lebay
padahal, selama tahun 2015 kemarin saya lebih banyak nonton film dibandingkan serial atau drama korea/jepang (maaf saya gak demen serial india atau turki yang sekarang lagi “in” banget)

Oke, intermezo nya jangan kepanjangan, keburu bosan hahah. Kali ini saya akan review film Jepang, atau lebih tepatnya Live Action secara film ini diadaptasi dari manga dan anime Shingeki no Kyojin atau judul baratnya Attack on Titan. Saya sendiri belum baca manga atau nonton animenya, jadi review ini cepat-cepat saya tulis sebelum saya nonton animenya, karena saya cenderung membandingkan versi original dan adaptasinya dan ujung-ujungnya review nya jadi berat sebelah (?) *ngemeng apaan sih

 

Attack on Titan adalah film horror – sci fi – fantasy yang rilis pada Agustus 2015. Kalau kalian suka nonton drama atau film jepang pasti gak asing dengan cast film ini, ada Haruma Miura, Kanata Hongo dll. Scene awal dibuka dengan narasi yang menceritakan kalau di suatu masa, muncul para Titan dari antah berantah yang berbadan raksasa dan hobinya adalah memakan manusia hingga populasi manusia terancam punah. Manusia yang berhasil selamat akhirnya membangun 3 lapis tembok tinggi agar para Titan gak bisa masuk dan memakan mereka.

100 tahun kemudian, manusia mulai terbiasa hidup di dalam tembok dengan teknologi seadanya. Gak ada transportasi mesin, apalagi smartphone sejauh mata memandang hanya ada bukit-bukit kecil dan tembok tinggi (sejenis Divergent ya hahah). Kehidupan warga disokong dengan hasil pertanian dan peternakan seadanya sehingga kehidupan manusia jadi kayak di abad pertengahan. Pada distrik Mozen (salah satu  distrik dekat tembok lapis pertama) tersebutlah 3 orang sahabat yaitu Eren, Armin dan Misaka. Kesan pertama saya,  Eren (Haruma Miura) adalah cowok yatim piatu yang keras kepala dan begitu exited dengan dunia dibalik tembok, Armin (Kanata Hongo) ialah seorang cowok pintar tapi gak begitu lihai silat kayak Eren, dan Misaka (Kiko Mizuhara) adalah satu-satunya cewek di genk ini dan TTM dengan Eren.

saya suka banget liat wajah Misaka, cantiknya bedaaa

 

*Spoiler Alert* Jangan dibaca kalau gak mau kena spoiler :p

Dengan desakan Eren, mereka bertiga mendekati tembok (gak ngerti deh tadi keliatan jauh banget tu tembok eh mereka cepat banget nyampe tembok ._.) dan berniat melihat keluar tembok tapi ketahuan dengan Paman Shouda . Lalu tiba-tiba muncul lah vilain film ini, Titan yang super besar dan super nyeramin yang lebih tinggi dari tembok dan mulai menghancurkan tembok. Tembok bagian bawah hancur dan dibalik lubang itu muncullah Titan-Titan yang lebih kecil dan mulai mengejar dan memakan para penjaga di depan mereka.

Titan super besar dan nyeremin yg hilang entah kemana dan digantikan dengan Titan-Titan muka bloon yang menjijikan -.-

Singkat cerita, para Titan ini berhasil masuk desa dan menghancurkan serta memakan para warganya dan salah satu dari 3 sekawan itu pun gak berhasil selamat. 2 tahun kemudian, warga yang selamat mengungsi ke daerah tembok lapis kedua, yang tentu saja jadi permasalahan baru bagi pemerintah (atau apalah sebutannya) karena kekurangan stok makanan dan lahan pertanian jadi terbatas. Pemerintah mengirim para tentara terlatih untuk ke tembok luar dan menutup lubang sehingga para Titan gak bisa masuk lagi dan ini adalah kesempatan terakhir mereka. Eren dan Armin juga masuk ke tim ini dan bersama dengan anggota yang lain menuju tembok terluar menggunakan 2 tank (ini juga apa maksudnya itu tank dapat bensin darimana ya, ngebor minyak dimana laut aja kagak ada). Perjalanan dilakukan malam hari saat para Titan tertidur. Tapi perjalan tentu aja gak semulus wajah artis koreya dan bisa ditebak mereka ketahuan ama para Titan dan berusaha kabur. Saat melarikan diri dari dari para Titan, muncul 2 hero yang katanya orang terkuat dan ahli membunuh Titan. 2 hero ini adalah captain Shikishima dan Misaka. Ternyata Misaka berhasil selamat dan kini telah menjadi pendekar pembunuh Titan (hmmm sudah kuduga).

Mereka yang berhasil selamat lalu bersembunyi di kota apalah namanya dan mempersiapkan mesiu untuk dibawa ke tembok. Selama di kota ini, Eren yang shock melihat Misaka masih hidup, menghampiri Misaka tapi Misaka sekarang bukanlah Misaka yang dulu sodara-sodara. Saat Eren berbincang dengan Misaka, muncul Captain Shikishima dan mulai mendekap Misaka (Ah elah saya kira captain ini orangnya keren kece gitu kok jadi brengsek gini). Eren yang broken heart, keluar dari gedung dan teriak gaje tapi berhasil dibungkam Hiana. Mereka berdua lalu ngobrol berduaan dan Hiana mulai menggoda Eren *Andwaee* tapi gak jadi nganu2 karena kedatangan si Titan dan dengan horrornya Titan memakan si Hiana. Eren cuma bisa kabur ._.

Keadaan menjadi kacau, anggota tim melawan sekuat tenaga dan adegan seru, tegang serta menjijikkan mendominasi hingga ending film. Saat melawan para Titan, Eren kehilangan salah satu kakinya *euwwhh* Misaka yang melihat kejadian itu bukannya ngebantu malah lanjutin bunuh para Titan. Saat Armin hampir dimakan oleh Titan, Eren dengan sekuat tenaga berhasil nyelamatin Armin tapi Eren malah tertelan ke dalam tubuh Titan dan kehilangan tangan kirinya. Di dalam tubuh Titan, Eren menemukan tubuh Hiana dan Eren hanya bisa teriak frustasi.

Tiba-tiba Titan yang memakan Eren jadi aneh, mau muntah tapi gak jadi dan akhirnya dari dalam tubuh  Titan itu malah muncul Titan baru yang lebih menyeramkan dan mukanya mirip Eren -.-
Titan baru ini lebih nyeremin dan mulai membunuh para Titan di sekelilingnya. Ngeliat kejadian itu, para Titan yang lain memilih kabur dan berjalan menjauh dari Titan baru ini. Dengan penuh amarah, Titan baru ini menangkap Misaka dan teriak marah ke arah Misaka lalu si Titan kesakitan dan jatuh. Dengan sigap Misaka menebas tungkuk belakang si Titan dan yes Eren yang masih dalam keadaan utuh berhasil dikeluarkan dari Titan. Ending film ditutup dengan terbukanya mata Eren yang berwarna merah dan nyeremin. Sepertinya sekarang Eren jadi manusia setengan Titan (bukan setengah siluman ya *plakk)

Sebagai pecinta film dengan tema post-apocalyptic, saya suka dan exited dengan plot cerita film ini. Munculnya raksasa yang memakan manusia, lebih horror daripada alien menyerang bumi ._.
Tapiiiiiii, pada akhirnya film ini gak sesuai ekspektasi saya. Ada banyak kekurangan yang sebenarnya bisa dibuat lebih baik *terlepas dari visual effect yang emang gak sehebat film hollywood* misalnya, karakter Eren yang ceroboh dan nyebelin, Misaka yang awalnya digambarkan cewek lemah kok tiba-tiba jadi hero, dan captain Shikishima yang pada awal kemunculannya begitu berkharisma kok malah jadi j*rk -_-. Bahkan saya lebih suka karakter Armin dibandingkan Eren, apa karena akting Kanata Hongo yang lebih kece ya *sotoy *btw namanya lucu ya kenapa gak sarimin sekalian *plakk . Eren yang gampang emosional dan suka berantem, tapi begitu liat Titan cuma bisa kabur, kamu hero di film ini kan ya ._.

Dan lagi, penampilan Titan ini kalau di film-film Hollywood lebih cocok disebut Orge deh kayaknya. Tampang idiot, badan besar, makan manusia kayak makan buah *main gigit dan telan aja*
Kan kalau di sejarah yunani kuno, Titan itu ayahnya para dewa yang hobi makan anak-anaknya dan dalam pemikiran saya Titan itu tentu lebih cerdas dari Orge karena berhasil membangun peradaban sebelum masa para Dewa Zeus, Poseidon dan Hades (Mungkin saya aja yang kepikiran Titan ala mitologi yunani wkwk). Pas kemunculan Titan raksasa dengan efek api dan asap tebal di awal film, reaksi saya “waw Titannya keren dan nyeremin banget!!!” tapi si Titan raksasa lalu hilang dan muncul Titan rasa Orge dan sampai akhir ya Titan raksasa gak kelihatan lagi ._. Tapi untuk tensi nya, meskipun mirip Orge raksasa, para Titan ini sumpah horror banget, bener-bener mimpi buruk dah…kalau udah berhasil nangkap manusia ya diremukin trus digigit dan ditelan errr yes emang menjijikkan karena darah dimana-mana dan banyak potongan tubuh manusia bertebaran -_-

pertanyaan saya yang gak kejawab sampe akhir film, ini setting ceritanya tahun berapa ya? apa memang jaman pra-sejarah (ngeliat bentuk rumah dan gaya hidup warganya) atau keadaan dunia modern setelah kiamat akibat Titan? karena saya sempat melihat ada puing helikopter dan mereka juga menggunakan tank saat menuju tembok terluar. Trus kenapa semua warganya orang jepang atau ini kejadiannya di wilayah jepang ya. Untuk penonton sok teliti & sok cermat seperti saya, ada beberapa adegan jadi kelihatan konyol banget. Misalnya, kan udah dijelaskan kalau Titan itu sensitif sama suara manusia tapi kok ya mereka pada ngerumpi trus selama pengintaian, mana Eren juga teriak seenak jidatnya aja karena frustasi liat perubahan Misaka. Kenapa karena mendengar suara aneh, si jendralnya malah nyuruh mereka semua turun dari tank dan ngintai bawa-bawa senter yang cahayanya aja bisa bikin Titan bangun *atau Titan nya buta ya, tapi kalau iya kok gampang banget mereka ngejar manusia??* Dan lagi masalah 3D manuver, tiap anggota tim dibekali alat ini tapi mereka gak pernah diberikan pelatihan menggunakan alat ini, WTH?? alatnya cuma pajangan aja ya -_-

Well, meskipun dengan banyak kekurangan di sana-sini *menurut saya loh yaa, gak tau deh kalau kalian gimana* film ini layak untuk ditonton dan saya juga penasaran dengan part 2 yang kabarnya sudah dirilis. Dan juga berhasil membuat saya penasaran dengan versi anime dan manga nya *brb download*

eh ada Junko-san *salah fokus *bukan wooyyy

buat fangirl seperti saya, yah paling gak di film ini ada Haruma Miura dan Kanata Hongo😀
dan saya baru sadar, si Misaka ini ternyata mantannya G-Dragon hahah *kemana ajaaa

Overall saya kasih rating 5/10 deh,
how about you?

 

Source:
Google
Asianwiki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s