Pucok Krueng, wisata sederhana nan mempesona

Hai semuanyaaa!
Kali ini gue mau memperkenalkan salah satu tujuan wisata di Aceh Besar yaitu Pucok Krueng

Pucok Krueng ini letaknya gak jauh dari pantai Lhok Nga, dan kalian harus melewati jalan berbatu, ladang dan sawah untuk bisa mencapai tempat ini, karena yang ditawarkan disini adalah pemandangan asri dengan tebing batu yang tinggi plus goa dan aliran air yang keluar dari tebing batu tersebut.

capture-20150424-200141

Gimana, bagus banget kan pemandangannya?
Tebing batu ini emang tegak menjulang dan tinggi banget. disekitarnya juga ada akar-akar pohon dan kadang-kadang ada kera yang bergelantungan *tapi jarang muncul sih* dan perhatikan gambarnya, yup airnya berwarna hijau kebiruan menambah pesona tempat ini.

Trus kenapa namanya Pucok Krueng? karena dalam bahasa Aceh “Pucoek” artinya pucuk atau puncak dan “Krueng” artinya kali atau sungai, karena lokasi ini benar-benar terletak di sudut gunung di kawasan ketinggian dan terdapat sungai dimana airnya berasal dari tebing tersebut. Lokasi ini juga baru saja dikenal sejak beberapa tahun yang lalu, jadi jangan heran kalau sarana dan prasarana menuju lokasi wisata ini masih kurang banget. Jalannya belum teraspal dan ditimbun dengan bebatuan yang belum diratakan jadi kalau naik sepeda motor harus hati-hati jangan sampe jatuh atau terpeleset. Penulis juga kurang tau apa jalan ini bisa dilalui mobil, kalaupun bisa kan sayang ama mobil mahalnya harus lewatin jalan pedalaman gini hehehe😀

IMG_20150207_134046

lihat pemandangannya aja, orangnya anggap aja gak ada haha

 

Penulis pertama kali ke tempat ini pas masa-masa awal kuliah, ikut kegiatan LKMM *pelatihan kepemimpinan* yang diadakan oleh BEM MIPA.  Dan tempat ini emang cocok banget untuk diadakan kegiatan seperti ini! hanya saja saat itu kami berkunjung cuacanya mendung dan gerimis jadi terasa lembab banget *dan dingin, gak tau ini dingin karena dekat gunung atau dingin dingin horror hahaha*

Tapi di kunjungan kedua, penulis berkunjung ke tempat ini bareng teman-teman KKN dan cuacanya pas banget! saya sarankan anda perginya pagi menjelang siang *sekitar jam 10* karena pengunjung belum terlalu ramai dan matahari juga lagi cerah dan bikin pemandangannya oke banget untuk selfie dan berfoto ria *lah ternyata tujuannya ini haha* jadi pas masuk waktu dzuhur anda bisa shalat disini dan makan siang *jika bawa bekal, karena di tempat ini gak ada yang jual makanan* selesai shalat bisa melanjutkan perjalanan, apa mau nyantai di pantai lhok nga atau lampuuk atau mencari warung makan🙂

IMG_20150207_142550

tolong abaikan saja cewek2 narsis ini

 

Dan sebenarnya kalau ingin berkunjung kesini tidak dipungut biaya masuk tempat wisata, tapi pas penulis dan teman2 ke tempat ini kala itu ada seorang bapak, beliau mengaku kalau beliau menjaga atau mengawasi tempat ini dan juga menyediakan sajadah dan mukena bagi yang ingin shalat. Jadi kami agak kaget pas ditagih *semacem bayar parkir* tapi yasudahlah kalau dengan uang tersebut bisa ngebuat tempat ini tetap terjaga kebersihannya dan gak ada yang berbuat maksiat *penting banget ini haha!* Dan karena tempat ini masuk kawasan gunung/hutan, jangan terlalu heboh2 amat ya *tiba-tiba mistis*😀

Dan tempat ini juga dijadikan sebagai tempat untuk uji adrenalin yaitu panjat tebing, iyap manjat tebing yang tinggi itu ._. sayangnya, pas penulis berkunjung gak ada yang ngelakuin kegiatan ini jadi gak ada fotonya deh😦
Selain itu, info yang penulis dapatkan kalau goa yang terdapat di bawah tebing ini, kalau ditelusuri ujung goa ini akan berakhir di sebuah sungai pegunungan di Lamno, Aceh Jaya. FYI, jarak dari Lhok Nga ke Lamno sekitar 75 kilometer. Kebayang kan jauhnya dan tentu aja kami cewek-cewek ini gak berani masuk goa tersebut.

IMG_20150207_125149

bertapa dulu biar cepet dapat jodoh *loh

 

Sebagai masukan aja, kalau memang tempat ini mau dijadikan tempat wisata sebaiknya pemerintah mulai “mempercantik” jalan menuju Pucoek Krueng, dan kalau bisa gak ada biaya masuk heheh *anak kos maunya gratis muluuuu ah* tapi teteup ya, kebersihan harus sama-sama kita jaga. Jangan buang sampah sembarangan, kalau gak ada tong sampah kan sampahnya bisa dikantongin dulu dan dibuang pas nemu tong sampah. Kalau bukan kita sebagai pengunjung yang jaga kebersihan tempat ini ya siapa lagi🙂

akhir kata, selamat berkunjung ke Pucok Krueng..!! tempat ini cocok banget kalau kalian mau camping sederhana atau untuk foto-foto! dijamin gak rugi deh😀

2 thoughts on “Pucok Krueng, wisata sederhana nan mempesona

    • Yoon Sae-Ra berkata:

      waktu yang dibutuhkan dari banda aceh ke pucok krueng sekitar 20-30 menit (jika menggunakan sepeda motor/mobil), jadi untuk dana nya tergantung jenis transport yang anda gunakan, bisa dengan rental mobil atau sepeda motor dr banda aceh dan lebih hemat karena bisa sekalian mengunjungi tempat wisata di sekitarnya seperti lhok nga atau lampuuk🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s